Misi dan bantuan · 9 Oktober 2026
Ribuan anak Poland merespons undangan Paus untuk doa Rosario demi perdamaian
Ribuan anak di Poland merespons undangan Paus Leon XIV untuk berpartisipasi dalam doa Rosario internasional yang bertujuan memohon perdamaian dan persatuan dunia. Acara ini berlangsung dari 1 hingga 7 Oktober 2026 dan melibatkan anak-anak dari keluarga, sekolah, serta paroki di seluruh negeri. Organisasi Pomoc Kościołowi w Potrzebie mendorong guru agama, pendidik, orang tua, dan pendeta untuk mendaftar kelompok peserta. Mereka juga menyediakan materi pendukung seperti poster, selebaran, daftar nama, dan bahan pendidikan bagi anak-anak dan pengajar.
Inisiatif ini tidak sekadar menjadi ritual doa bersama, melainkan juga sarana pendidikan menuju perdamaian. Para penyelenggara menekankan bahwa doa anak-anak ini berkaitan dengan pesan Fatima dan ajakan untuk berdoa Rosario bagi perdamaian. Lokasi utama kegiatan tahun ini adalah Sanktuarium Nasional Santo Yosef di Kalisz, tempat anak-anak, keluarga, guru agama, dan pendeta akan bertemu. Edisi tahun ini juga ditandai dengan Rosario simbolis yang bergerak dari satu tempat ke tempat lain, melanjutkan tradisi yang dimulai di Gunung Kasprowy pada 2024 dan berakhir di pantai Sopot tahun sebelumnya.
Kegiatan global dimulai pada 1 Oktober di Vatikan, di mana lebih dari 700 anak berdoa di dekat Gua Bunda Maria di Lourdes. Paus Leon XIV mengingatkan mereka bahwa rekan sebaya mereka di berbagai belahan dunia juga sedang berdoa. Ia menyebutkan bahwa satu juta anak berdoa dengan Rosario dan lima puluh juta salam 'Zdrowaś Maryjo' naik ke langit dalam berbagai bahasa. Paus juga menegaskan bahwa doa untuk perdamaian harus disertai tindakan nyata kebaikan dan rekonsiliasi. Pada 4 Oktober, saat doa Malaikat Tuhan, Paus mengucapkan terima kasih kepada anak-anak atas partisipasi mereka dalam doa Rosario untuk perdamaian dan kesatuan dunia. Inisiatif 'Satu Juta Anak Berdoa dengan Rosario' diluncurkan pada 2005 di Caracas, Venezuela, dan tahun ini menjadi edisi ke-21.