Budaya dan gagasan · 5 Oktober 2026
Politikus CDU Liminski khawatir tentang kehilangan makna gereja
Nathanael Liminski, seorang anggota dari partai politik Union, mengungkapkan kekhawatirannya tentang kehilangan makna gereja. Ia menekankan bahwa gereja tidak seharusnya dipandang hanya sebagai "tempat sosial" dan mengingatkan bahwa gereja sendiri juga tidak boleh menganggap diri mereka demikian.
Liminski, yang juga merupakan seorang Katolik, berharap agar gereja Katolik dapat memberikan sebuah kepemimpinan dengan pesan yang penuh harapan. Ia menyatakan, "Dan kepercayaan bahwa institusi ini bukanlah tujuan itu sendiri, melainkan memiliki misi dan pada akhirnya juga sebuah janji dari pendirinya."
Ia menegaskan pentingnya gereja untuk tidak merendahkan diri dan menjelaskan bahwa politik juga tidak boleh mengurangi peran gereja menjadi sekadar "tempat sosial". Ia mengingatkan bahwa fokus utama haruslah pada profil dan pesan gereja. Liminski percaya akan adanya individu-individu dalam gereja yang mampu menjalankan tugas ini dengan baik, sebagaimana yang telah terjadi selama dua ribu tahun sejarah gereja.
Salah satu kekhawatiran terbesar Liminski adalah bahwa gereja, iman, dan pesan Kristen dapat menjadi tidak relevan bagi banyak orang. Ia mencemaskan bahwa masyarakat mungkin tidak lagi peduli dengan apa yang dikatakan gereja, yang menurutnya adalah skenario yang sangat mungkin terjadi. Liminski menilai bahwa gereja merupakan suara penting yang konstruktif dan berorientasi pada kepentingan bersama, tetapi jumlah institusi yang benar-benar berorientasi pada kepentingan bersama semakin berkurang.
Ia menyerukan perlunya relevansi dan urgensi pesan gereja, yang harus dijangkau hingga ke setiap anggota gereja atau orang beriman. Liminski menyampaikan bahwa tantangan besar adalah menciptakan relevansi ini di antara masyarakat.
Dalam konteks ini, Liminski menyatakan bahwa gereja harus lebih terlibat dalam debat politik dan sosial, karena banyak orang saat ini mengabaikan posisi gereja. Ia berharap agar gereja dapat memberikan suara yang jelas dan tegas dalam isu-isu yang dihadapi masyarakat.