FaithfulNews
Masa Biasa

Gereja dunia · 7 Oktober 2026

Juga diterbitkan dalam Italiano

Paus Mengatakan Bahwa Tuhan Tidak Menolak Siapa Pun

people lighting candles during night time
Rotiv Artic / Unsplash

Paus menyampaikan pesan pada hari Minggu, menekankan bahwa Tuhan tidak menolak siapa pun. Dalam khotbahnya, ia merujuk pada kisah Injil yang menggambarkan kehidupan Yesus dan makna misinya. Yesus, sebagai Putra Tuhan, seharusnya diterima dengan tangan terbuka, tetapi justru ditolak oleh mereka yang seharusnya menerimanya. Paus mencatat bahwa meskipun Yesus datang untuk membawa keselamatan, Ia justru dihukum dan dibunuh.

Paus mengajak umat untuk merenungkan banyaknya tindakan kekerasan yang merusak dunia dan sejarah umat manusia. Ia juga menekankan tentang rahmat Tuhan yang tidak pernah berhenti dan selalu meningkat. Paus menekankan bahwa penolakan yang dialami Yesus tidak menggagalkan kehendak Tuhan, yang mampu mengubah kejahatan menjadi sarana penebusan.

Dalam konteks ini, Paus mengingatkan tentang peran gereja sebagai kebun anggur yang harus ditanami dengan keadilan. Ia merujuk pada peringatan tahun kedelapan ratus kematian Santo Fransiskus dari Assisi, yang diminta oleh Yesus untuk memperbaiki gereja-Nya. Santo Fransiskus, yang menginspirasi banyak orang dengan kesederhanaan dan cinta, menjadi teladan bagi para saudara pertamanya.

Paus juga menyoroti bahwa warisan spiritual Santo Fransiskus terus memberikan buah hingga hari ini, dan mengajak untuk merayakan tahun jubilee Fransiskan dengan permohonan damai dan komitmen membangun kesepakatan antar umat. Ia berharap agar doa kepada Santa Maria selalu menyertai usaha-usaha ini, terutama saat umat berdoa secara spiritual di tempat suci.