FaithfulNews
Masa Biasa

Gereja dunia · 1 November 2026

Paus Mengajak untuk Menyembuhkan Luka Spiritual

a tall church with two clocks on each of it's sides
George Mihes / Unsplash

Dalam khotbahnya, Paus menekankan pentingnya menyerahkan diri kepada Yesus untuk penyembuhan. Ia menyatakan bahwa setiap orang memiliki luka, baik itu luka spiritual, dosa, dendam, atau kecemburuan. Paus juga menyebutkan bahwa mungkin ada orang yang tidak berbicara satu sama lain karena masalah kecil, tetapi sikap ini perlu disembuhkan. Ia mendorong umat untuk berdoa dan meminta Yesus untuk menyembuhkan luka-luka tersebut.

Paus menjelaskan bahwa ketidakberdayaan dalam menghadapi orang lain dapat membuat kita terjebak dalam perasaan negatif, yang dapat menghancurkan hubungan keluarga. Ia menyoroti bagaimana hal-hal kecil dapat diperbesar oleh iblis, menyebabkan perpecahan yang berlangsung lama. Dalam hal ini, ia menegaskan bahwa satu-satunya yang dapat mengusir iblis dan menyembuhkan luka adalah Yesus.

Ia mengajak setiap individu untuk membuka hati agar Yesus dapat masuk dan menyembuhkan. Paus menegaskan bahwa semua orang tahu di mana mereka terluka dan bahwa kita tidak hanya memiliki satu luka, tetapi mungkin lebih dari itu. Dengan berdoa dan meminta anugerah Yesus, kita dapat menerima penyembuhan yang kita butuhkan.