FaithfulNews
Masa Biasa

Gereja dunia · 13 Oktober 2026

Paus Leo XIV: Seni Menunjukkan Kecantikan Penciptaan

Interior of a church with stained glass windows and altar
Denis Bayer / Unsplash

Paus Leo XIV mengadakan pertemuan dengan Bizot-Grup di Vatikan. Paus menyatakan bahwa materi telah dipercayakan kepada manusia sebagai hadiah. Seniman mengubah bahan yang ada menjadi karya seni yang menjadi hadiah bagi orang lain. Paus juga mengingatkan bahwa Yesus memiliki pekerjaan tangan sejarah yang bekerja dengan materi dan memberikan bentuk padanya. Seni memungkinkan manusia untuk membentuk materi dan memberikan ekspresi pada emosi, pikiran, dan kata-kata. Karya seni yang dihasilkan mengarahkan pandangan penikmatnya ke tingkat yang lebih tinggi. Paus menyatakan bahwa Gereja telah memelihara hubungan khusus dengan seni selama berabad-abad dan menghargainya dalam semua bentuknya.

Seni adalah alat yang digunakan manusia untuk mengkaya dan meninggikan materi, yaitu penciptaan di mana mereka hidup sebagai makhluk yang diciptakan sesuai dengan gambar dan rupa Allah. Topik pertemuan, yaitu materi, sangat menarik untuk dipertimbangkan, bukan hanya untuk meneliti hubungan antara objek dan interpretasi karya seni, tetapi juga untuk memikirkan sifat khusus materi sebagai tempat di mana Allah ingin mengungkapkan diri. Paus juga membahas tentang fungsi materi sebagai media penyimpanan ingatan. Benda-benda yang disimpan di museum memberikan bukti sejarah yang menghubungkan generasi dan memberikan pengetahuan masa lalu kepada masa kini.

Gereja memahami seni bukan sebagai estetika murni, tetapi sebagai alat untuk menyampaikan pesannya melalui kecantikan. Paus mengucapkan terima kasih kepada hadirin atas upaya mereka dalam melestarikan warisan budaya manusia. Pertemuan ini dihadiri oleh lebih dari 20 museum seni terkenal di dunia, termasuk Louvre, British Museum, Rijksmuseum, Ermitage, Metropolitan Museum of Modern Art, dan Prado. Direktur Museum Vatikan, Barbara Jatta, juga hadir dalam pertemuan ini.