FaithfulNews
Masa Biasa

Gereja dunia · 30 September 2026

Paus Leo XIV Dorong Gereja Prancis Berani dan Bebas dalam Diskusi Publik

people cheering during day
Kyle Smith / Unsplash

Paus Leo XIV pada 27 September 2026 menyampaikan pidato panjang di Lourdes kepada Konferensi Episkopal Prancis, menegaskan pentingnya suara gereja yang berani dan bebas dalam debat publik. Ia menekankan bahwa gereja harus tetap teguh dalam melindungi martabat manusia dan menolak kelelahan atau penyerahan.

Dalam pidato tersebut, Paus menyoroti kasus kekerasan terhadap anak di lingkungan gereja, menegaskan bahwa gereja harus tetap waspada dan menegakkan prinsip “pengawasan maksimum”. Ia memuji para uskup atas upaya mereka dalam mempromosikan budaya pencegahan dan perlindungan terhadap pelanggaran.

Paus juga mengajak para uskup untuk memperkuat kehidupan iman dalam keluarga sebagai kunci untuk mengatasi krisis sosial, termasuk penurunan vocasi ke kehidupan sakramental. Ia menekankan bahwa gereja harus terus mengajarkan kebenaran, keadilan, pengampunan, dan perbaikan.

Paus menegaskan bahwa gereja memiliki hak untuk berpartisipasi dalam debat publik, karena otoritas profetiknya tidak boleh diam. Ia mengingatkan bahwa gereja harus tetap waspada terhadap polaritas dan penurunan persaudaraan di masyarakat.

Paus menekankan pentingnya kebebasan beribadah, menegaskan bahwa gereja harus dapat melaksanakan misinya dalam konteks sekular yang unik di Prancis. Ia mengajak para uskup untuk menjaga kebebasan dan hak gereja dalam evangelisasi, pendidikan, dan praktik ibadah.

Paus menekankan pentingnya memperkuat komunitas muda, mengingat bahwa mereka memiliki keinginan untuk mengenal Yesus. Ia menekankan perlunya menginspirasi mereka melalui komunitas yang hidup, pelayanan kasih, dan pengajaran doktrin yang kuat.

Paus menutup pidato dengan mengajak semua orang untuk tetap berani, berani, dan kreatif dalam misi gereja, serta tidak menyerah pada kesalahan atau kegagalan sejarah.

Paus Leo XIV menegaskan bahwa gereja harus tetap berani dan bebas dalam debat publik, menegaskan bahwa otoritas profetik gereja tidak boleh diam, dan menekankan pentingnya kebebasan beribadah serta memperkuat komunitas muda.

Paus Leo XIV menegaskan bahwa gereja harus tetap berani dan bebas dalam debat publik, menegaskan bahwa otoritas profetik gereja tidak boleh diam, dan menekankan pentingnya kebebasan beribadah serta memperkuat komunitas muda.