FaithfulNews
Masa Biasa

Gereja dunia · 23 Oktober 2026

Paus Leo XIV: Damai Sejati Memerlukan Sikap Jelas Menghadapi Ketidakadilan

people inside church during daytime
Virgil Cayasa / Unsplash

Paus Leo XIV menegaskan bahwa damai sejati yang dibawa Yesus menuntut sikap tegas dari umat beriman, khususnya dalam menghadapi ketidakadilan dan ketidaksetaraan yang merendahkan martabat manusia. Paus menjelaskan bahwa Yesus datang untuk menyalakan api cinta ilahi dan kerinduan di hati manusia, bukan untuk memberikan ketenangan pasif yang sering disalahartikan sebagai damai.

Ia menekankan bahwa banyak orang menginginkan keadaan di mana tidak ada yang mengganggu atau mengganggu ketenangan mereka, namun hal ini bukanlah damai dari Tuhan. Damai yang dibawa Yesus bersifat aktif dan menuntut respons, terutama dengan menyatakan posisi jelas terhadap ketidakadilan yang menindas mereka yang rentan dan merampas suara mereka. Paus menyatakan bahwa berharap adalah tindakan menyatakan sikap, memahami dengan hati, dan menunjukkan melalui perbuatan bahwa situasi saat ini tidak boleh terus berlanjut seperti sebelumnya.

Hal ini merupakan bagian dari api baik dari Injil yang menuntut komitmen penuh dari setiap orang yang telah menerima banyak berkat dalam perjalanan hidup mereka bersama Yesus dan Gereja.