Gereja dunia · 19 September 2026
Katedral Southwark Menunjuk Pencari Harta Karun Lumpur Pertama
Katedral Southwark di London telah mengangkat Lara Maiklem sebagai pencari harta karun lumpur tetap pertama mereka. Peran ini dipercaya sebagai satu satunya posisi permanen untuk pencari harta karun lumpur di dalam organisasi warisan atau budaya di Inggris Raya.
Seorang pencari harta karun lumpur adalah seseorang yang mencari barang bersejarah atau barang hilang di lumpur, terutama di sepanjang tepi Sungai Thames. Maiklem telah melakukan kegiatan ini selama hampir 25 tahun. Ia merupakan bagian dari komunitas khusus yang diizinkan secara hukum untuk menjelajahi tepi sungai tersebut. Karena sungai ini dipengaruhi pasang surut, tepi lumpurnya hanya terlihat saat air surut dan memerlukan izin khusus. Para pencari harta karun lumpur dilarang menggali atau menggunakan detektor logam, sehingga mereka hanya berjalan dan menemukan benda yang terlihat.
Kegiatan di tepi sungai ini dapat mengungkap sejarah selama ribuan tahun. Temuan yang mungkin didapat meliputi batu api Neolitikum, jepit rambut Romawi, gesper abad pertengahan, lencana peziarah, sepatu Tudor, penggulung wig Georgia, pipa tanah liat, hingga tembikar Victoria. Lokasi ini merupakan situs arkeologi terpanjang di Inggris Raya.
Maiklem mulai terlibat dengan Katedral Southwark setelah menerbitkan buku pertamanya pada tahun 2019. Sejak saat itu, ia bekerja sama dengan katedral dalam program pameran, memberikan ceramah, memandu tur, dan mengadakan acara publik. Ia juga mendirikan dan mengelola pameran pencari harta karun lumpur permanen yang dapat dilihat secara gratis di pintu masuk katedral. Pameran tersebut menampilkan koleksi tetap serta tampilan yang berubah setiap bulan untuk menonjolkan temuan dari pencari harta karun lumpur yang berbeda.
Katedral Southwark memiliki hubungan mendalam dengan Sungai Thames selama lebih dari 1.400 tahun, di mana orang datang melalui sungai untuk beribadah, berdagang, dan melakukan ziarah. Nama kuno katedral ini, St Mary Overie, yang berarti St. Mary di atas sungai, mengingatkan pada identitas katedral yang terikat dengan kehidupan sungai tersebut.
Setiap bulan Juli, Katedral Southwark menyelenggarakan Festival Kerajinan Warisan dan Pencari Harta Karun Lumpur tahunan. Acara ini mempertemukan para pencari harta karun lumpur, pengrajin, arkeolog, antiquarian, dan penulis untuk mengikuti ceramah, pameran, serta kegiatan keluarga. Halaman gereja digunakan sebagai tempat demonstrasi kerajinan yang digunakan untuk membangun London selama berabad abad.