Misi dan bantuan · 30 September 2026
Wortlaut: Leo XIV. bertemu dengan orang sakit di Lourdes
Paulus Leo XIV. mengadakan pertemuan dengan orang-orang sakit di Lourdes pada tanggal 27 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya martabat manusia dan perlunya perawatan bagi mereka yang menderita. Ia menekankan bahwa sejak lebih dari 150 tahun, orang-orang dari berbagai penjuru dunia datang ke Lourdes untuk menyerahkan penderitaan mereka kepada Tuhan melalui Maria.
Dalam pidatonya, Leo XIV. mengangkat tema pastoral yang berfokus pada sambutan Malaikat Gabriel kepada Maria, yang merupakan pengingat akan pertemuan suci antara dua pribadi: pemberita Tuhan dan Maria. Ia menggarisbawahi bahwa Maria adalah sosok yang memberikan harapan dan mengingatkan bahwa tidak ada satu pun dari kita yang tidak terlihat di mata Tuhan.
Paus juga menyoroti tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini, di mana beberapa cenderung mengabaikan martabat hidup manusia. Ia mengingatkan bahwa sangat penting untuk memelihara pandangan kontemplatif yang mengakui keindahan dan tanggung jawab hidup. Dalam konteks ini, ia menegaskan bahwa setiap manusia memiliki martabat yang tidak dapat diukur dan tidak dapat dipertanyakan.
Selanjutnya, Leo XIV. mengajak para tenaga kesehatan untuk mengingat makna sejati dari panggilan mereka, yaitu merawat orang yang menderita dan bukan mengakhiri hidup mereka. Ia menolak ide bahwa kematian dapat dianggap sebagai hal yang normal dan menekankan bahwa moralitas harus menjadi panduan dalam praktik medis.
Ia menutup pidatonya dengan menyampaikan rasa syukur kepada para anggota tim medis dan perawat yang berkomitmen untuk melayani orang-orang yang membutuhkan. Paus menegaskan bahwa orang sakit bukanlah beban, melainkan jantung kemanusiaan dan harta berharga bagi Gereja. Ia mendoakan agar Tuhan memberkati dan melindungi mereka yang hadir, serta mereka yang tidak dapat hadir, dan menyerahkan semua orang kepada kasih maternal Maria.