FaithfulNews
Masa Biasa

Gereja dunia · 3 Oktober 2026

Juga diterbitkan dalam Español, Italiano

Uskup Ackermann Berharap Kunjungan Paus Leo XIV ke Jerman

a wooden walkway leads to a grassy field
Annie Spratt / Unsplash

Uskup Trier, Stephan Ackermann, menyatakan harapannya agar Paus Leo XIV segera mengunjungi Jerman dengan dampak yang serupa dengan kunjungannya ke Prancis.

Uskup Ackermann menganggap kunjungan Paus ke Prancis sebagai simbol keterikatan Eropa. Ia mencatat adanya antusiasme besar di Metz, di mana sekitar 400 orang dari Keuskupan Trier turut hadir. Menurutnya, wilayah tersebut memiliki karakter Eropa yang kuat, terutama mengingat sejarah Robert Schuman yang lahir di Luksemburg, berkebangsaan Prancis, dan belajar hukum di Bonn.

Dalam pengamatannya, Paus Leo XIV memiliki kemampuan untuk menyatukan orang-orang melalui jabatan dan kepribadiannya, di tengah masyarakat Prancis yang terpolarisasi. Uskup Ackermann menilai pesan Gereja yang menekankan martabat setiap manusia dan kerinduan akan perdamaian mampu menarik orang-orang bahkan di luar lingkup Kristen. Beberapa uskup Prancis juga dilaporkan merasa terkejut dengan besarnya perhatian yang dipicu oleh kunjungan tersebut.

Kunjungan Paus ke Jerman diharapkan dapat memberikan dua dampak utama. Pertama, proses persiapan kunjungan tersebut dapat menyatukan orang-orang untuk menentukan fokus utama dan memperkenalkan kondisi negara kepada Paus. Kedua, kunjungan langsung memungkinkan Paus untuk merasakan sendiri suasana dan apa yang sedang terjadi di dalam negeri, bukan sekadar melalui kontak resmi.

Selain itu, perayaan ibadah bersama penerus Santo Petrus dianggap memberikan penguatan bagi umat. Pengalaman komunitas internasional ini penting bagi kaum muda agar mereka tidak merasa sendirian di paroki mereka. Kunjungan ini juga dipandang sebagai poin penting untuk mempererat hubungan antara Jerman dan Roma.

Paus Leo XIV telah melakukan perjalanan ke Prancis dari tanggal 25 hingga 28 September 2026, dengan mengunjungi Paris, tempat ziarah Lourdes, serta Metz di Lorraine. Dalam penerbangan kembali ke Roma, Paus menyatakan bahwa ia dapat membayangkan dirinya melakukan perjalanan ke Jerman, menyusul undangan yang telah disampaikan oleh Presiden Federal.