FaithfulNews
Masa Biasa

Misi dan bantuan · 3 Oktober 2026

Juga diterbitkan dalam Português (Brasil)

‘Akademi Misi Senior’ Didirikan untuk Menggerakkan Generasi Pensiun

green grass field near mountain during daytime
mohammad ebrahimi / Unsplash

Sebuah inisiatif baru bernama ‘Akademi Misi Senior’ telah didirikan untuk memanfaatkan pengalaman para pensiunan dalam misi internasional. Inisiatif ini muncul dari kebutuhan mendesak di kalangan gereja untuk mengisi kekosongan yang akan ditinggalkan oleh pensiunan misionaris, yang kini mencapai lebih dari 65% di atas usia 50 tahun.

Dikembangkan oleh seorang misionaris yang telah berpengalaman selama 30 tahun, akademi ini bertujuan untuk mengubah pengalaman senior menjadi kekuatan baru dalam misi global. Menurut pendirinya, akademi ini akan membantu senior menemukan kontribusi unik mereka, bukan hanya berfokus pada kekurangan yang mereka miliki.

Akademi ini menawarkan tiga tahap pelatihan. Tahap pertama, ‘Membangunkan Misi’, membantu peserta mengenali bagaimana pengalaman karir mereka dapat menjadi aset berharga di lapangan misi. Tahap kedua, ‘Menemukan Misi Tuhan’, melibatkan kunjungan langsung ke lokasi misi untuk memahami konteks Alkitab dan sejarah dalam perspektif misi saat ini.

Yang menarik adalah tahap ketiga, ‘Menjadi Misionaris Profesional’. Di sini, senior diajarkan untuk mengatasi hambatan bahasa dan budaya melalui pelatihan intensif, sehingga mereka dapat berinteraksi dengan masyarakat lokal dan menyampaikan pesan Injil dengan percaya diri.

Akademi ini juga menekankan pentingnya kerja sama dengan misionaris yang sudah ada. Pendirinya menekankan bahwa tujuan akademi adalah untuk menjadikan senior sebagai penolong yang mengisi kekosongan di lapangan, bukan sebagai beban bagi misionaris aktif.